Kanwil Ditjenpas Sulteng Perkuat Pengawasan Hunian WBP Rutan Donggala

Foto : Petugas gabungan Kanwil Ditjenpas Sulteng bersama Kepolisian saat melaksanakan razia di dalam Rutan Donggala.(Ist)

DDONGGALA, InCelebes – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah memperkuat pengawasan keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas IIB Donggala melalui operasi gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Kamis (17/9/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan lingkungan hunian warga binaan tetap aman dan kondusif.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman melalui Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Feri Hermawan memimpin operasi tersebut dan didampingi Kepala Rutan Kelas IIB Donggala, Rusli Suryadi, serta jajaran pejabat struktural dan petugas pengamanan. Kegiatan turut melibatkan unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Donggala.

Sebelum pemeriksaan, seluruh personel mengikuti apel untuk memastikan kesiapan dan pembagian tugas. Feri menekankan pentingnya kewaspadaan, ketelitian, keamanan, serta profesionalisme selama proses pemeriksaan berlangsung.

Personel gabungan kemudian dibagi menjadi empat regu dan melakukan penggeledahan secara terkoordinasi pada blok hunian dan area sekitar Rutan Donggala. Pemeriksaan menyasar sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang maupun benda yang dapat digunakan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan dan mengamankan delapan sendok besi, lima potongan besi yang telah ditajamkan, enam potongan kaca, tiga paku, dan tiga pulpen. Seluruh barang temuan diamankan untuk dicatat dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengawasan kemudian diperluas melalui pemeriksaan urine secara acak terhadap 16 warga binaan yang berasal dari sejumlah blok hunian. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan Rutan Donggala dengan dukungan personel gabungan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 16 warga binaan dinyatakan negatif.

Feri mengatakan hasil pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan deteksi dini. Menurutnya, pengawasan keamanan harus dilakukan secara konsisten dan tidak hanya bergantung pada momentum operasi, tetapi menjadi bagian dari pola kerja jajaran Pemasyarakatan.

“Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap potensi gangguan perlu kita deteksi sejak awal melalui pemeriksaan, penguatan pengamanan, dan koordinasi dengan APH. Ini merupakan komitmen Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk memastikan seluruh UPT tetap aman dan kondusif,” tegas Feri.

Sementara itu, AKP Wakhidin selaku Kabagops Polres Donggala mengapresiasi langkah Kanwil Ditjenpas Sulteng dan Rutan Donggala yang melibatkan unsur APH dalam operasi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami mengapresiasi sinergi yang dibangun Kanwil Ditjenpas Sulteng bersama Rutan Donggala. Kegiatan seperti ini penting untuk mendukung deteksi dini dan menjaga keamanan. Polres Donggala siap mendukung koordinasi dengan jajaran Pemasyarakatan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Wakhidin.

Operasi gabungan tersebut menjadi langkah nyata Kanwil Ditjenpas Sulteng dalam memperkuat pengendalian keamanan melalui pemeriksaan hunian, tes urine, dan sinergi bersama APH, sekaligus mengimplementasikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan keamanan.(Red***)